Sesuai dengan tingkat perkembangan psikologi pada manusia, maka model pendidikan karakter pada usia anak-anak, remaja dan dewasa berbeda-beda pula. Beberapa model pendidikan karakter pada setiap perkembangan adalah sebagai berikut :
Model pendidikan karakter pada anak-anak.
bertujuan untuk membentuk karakter. Anak-anak masih dalam masa bermain, oleh sebab itu model pendidikan karakter yang efektif adalah melalui kegiatan bermain peran, bercerita, kantin kejujuran dan lainnya.
Sebagai contohnya : Dikenalkan dan diberi cerita mengenai bagian-bagian tubuh yang penting dan bersifat pribadi yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.
Model pendidikan karakter pada remaja
bertujuan untuk mengembangkan karakter kepribadian. Pendidikan karakter dilakukan dengan tindak tutur direktif (nasehat, perintah, anjuran, dsb). Model pendidikan karakter pada remaja diwujudkan dalam berbagai kegiatan pembelajaran, peraturan sekolah, dan kegiatan ekstrakurikuler atau media poster yang ditempel di dinding-dinding sekolah
Sebagai contohnya : Beberapa sekolah yang mewajibkan siswanya untuk ikut ekstrakulikuler. Hal ini bertujuan agar siswa memiliki banyak waktu disekolah dan tidak melakukan kegiatan negative diluar sekolah dengan alas an sudah disibukkan dengan kegiatan disekolahnya tersebut.
Model pendidikan karakter pada orang dewasa
bertujuan untuk pemantapan karakter yang sudah terbentuk. Model pendidikan karakter dilakukan melalui pengajian, seminar, penulisan karya ilmiah dan evaluasi diri.
Sebagai contohnya : Diadakan pengajian rutin setiap akhir pecan yang diadakan oleh kalangan ibu-ibu atau bapak-bapak. Hal ini dimaksudkan agar diri selalu ingat apa yang hendak dilakukan dan selalu berpedoman pada kebaikan serta untuk memecahkan segala urusan/permaslahan baik kesalah pahaman duniawi maupun akhirat.










, pernyataan yang benar adalah ...






