Friday, December 24, 2021

MODEL-MODEL PENDIDIKAN KARAKTER SESUAI PERKEMBANGANNYA

Sesuai  dengan  tingkat  perkembangan  psikologi pada manusia, maka  model  pendidikan  karakter  pada  usia  anak-anak,  remaja  dan  dewasa berbeda-beda pula. Beberapa model pendidikan karakter pada setiap perkembangan adalah sebagai berikut : 

  1. Model  pendidikan karakter pada  anak-anak. 

bertujuan  untuk  membentuk  karakter. Anak-anak  masih  dalam  masa  bermain,  oleh  sebab  itu  model  pendidikan karakter  yang  efektif  adalah  melalui  kegiatan  bermain  peran, bercerita, kantin kejujuran dan lainnya.  


Sebagai contohnya    : Dikenalkan dan diberi cerita mengenai bagian-bagian tubuh yang penting dan bersifat pribadi yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. 


  1. Model  pendidikan  karakter  pada  remaja  

bertujuan  untuk  mengembangkan karakter  kepribadian.  Pendidikan  karakter  dilakukan  dengan  tindak  tutur direktif  (nasehat,  perintah,  anjuran,  dsb).  Model  pendidikan  karakter  pada remaja  diwujudkan dalam  berbagai  kegiatan  pembelajaran,  peraturan sekolah,  dan  kegiatan  ekstrakurikuler  atau  media  poster  yang  ditempel  di dinding-dinding sekolah 


Sebagai contohnya    : Beberapa sekolah yang mewajibkan siswanya untuk ikut ekstrakulikuler. Hal ini bertujuan agar siswa memiliki banyak waktu disekolah dan tidak melakukan kegiatan negative diluar sekolah dengan alas an sudah disibukkan dengan kegiatan disekolahnya tersebut.


  1. Model pendidikan karakter pada orang dewasa 

bertujuan untuk pemantapan karakter  yang  sudah  terbentuk.  Model  pendidikan  karakter  dilakukan melalui pengajian, seminar, penulisan karya ilmiah dan evaluasi diri.


Sebagai contohnya    : Diadakan pengajian rutin setiap akhir pecan yang diadakan oleh kalangan ibu-ibu atau bapak-bapak. Hal ini dimaksudkan agar diri selalu ingat apa yang hendak dilakukan dan selalu berpedoman pada kebaikan serta untuk memecahkan segala urusan/permaslahan baik kesalah pahaman duniawi maupun akhirat.


Saturday, April 3, 2021

Aljabar, Pangkat dan Akar - SKD/TKD

Aljabar, Pangkat dan Akar - SKD/TKD



1. Bentuk Aljabar

  • x, 3y, x + 3y , a+2b, a2 + b + 3 disebut bentuk aljabar
  • ax2 + bx + c = 0 ; a, b, c, x dan 0 adalah lambang-lambang aljabar
    • a dan b disebut koefisien ; c disebut konstanta
    • x2 dan x disebut variabel
  • ax dan bx merupakan dua suku sejenis
  • ax2 dan bx merupakan dua suku tidak sejenis
  • Unsur-unsur suku sejenis dapat digabung menjadi satu.

 Operasi aljabar

  • Operasi penjumlahan atau pengurangan pada aljabar hanya dapat dilakukan pada suku yang sejenis saja.
    Misalnya,
     2x + 3x = 5x
     3x + 5x + x
    2 = x2 + 8x
  • Perkalian 1 suku dengan 1 suku
     a (b + c) = ab + ac
  • Perkalian 2 suku dengan 2 suku
     (a + b)(c + d) = ac + ad + bc + bd
  • Perkalian Istimewa
     (a + b)
    2 = (a + b)(a + b) = a2 + 2ab + b2
     (a – b)
    2 = (a – b)(a – b) =  a2 – 2ab + b2
     a
    2 + b2 = (a – b)2 + 2ab
     a
    2 – b2 = (a + b)(a – b)
     (a + b)
    3 = a3 + 3a2b + 3ab2 + b3
     (a – b)
    3 =  a3 – 3a2b + 3ab2 – b3
     a
    3 + b3 = (a + b)(a2 – ab + b2)
     a
    3 – b3 = (a – b)(a2 + ab + b2)
  • Bentuk Istimewa Lainnya

 

 

2. Bentuk Berpangkat

 Bentuk umum

Sifat-sifat :

 


 

3. Bentuk Akar

 

Sifat-sifat :

 


Merasionalkan Bentuk akar

 


 

Contoh Soal :

1. Jika √x + √y = 11 dan √x - √y = 3 , maka x – y = ...

  1. 8
  2. 33
  3. 9
  4. 14
  5. 66

Jawab :

x - y = (√x + √y)(√x - √y)
x - y = 11 x 3 = 33

 

2. 

Jawab :

 



3. Jika diketahui  dan n = (0,6666 + 0,022 )(0,1-1 + 0,12 ) maka ....

  1. m < n
  2. m = n
  3. hubungan m dan n tidak dapat ditentukan
  4. m,n < 0
  5. m > n

Jawab :
Untuk menyederhanakan m, samakan terlebih dahulu penyebutnya.

 


4. 160,125 - (0,5)-0,5 = …

  1. -2√2
  2. -√2
  3. 0
  4. √2
  5. 2√2

Jawab :

 


5. Diketahui nilai x = (25 x 24 x 23)½ dan , pernyataan yang benar adalah ...

  1. x = y3
  2. x = 3y
  3. x = y/3
  4. x = 3/y
  5. x = y3 - 3

Jawab :

 






6. Jika x = 85% - 25% + 1,25 - 17/20 dan   

maka ...

  1. x < y
  2. x > y
  3. x = y
  4. x, y < 0
  5. hubungan antara x dan y tidak dapat ditentukan

Jawab :

 


7. Jika A = (-1)-1, B = (-1)1 dan C = (1)-1 maka nilai A + B – C = ...

  1. -3
  2. -1
  3. 0
  4. 1

Jawab :

A =(-1)-1 = (-1/1) = -1
B =(-1)
1 = -1
C =(1)
-1 = (1/1) = 1
maka A + B + C = -1 - 1 - 1 = -3

 

Tuesday, March 23, 2021

Teori Bilangan - SKD/TKD

Teori Bilangan - SKD/TKD



Dalam mempelajari TIU lebih lanjut, kita harus memahami dengan baik teori bilangan. Hampir dalam setiap bab kita akan menggunakan teori bilangan, baik dalam hitungan maupun non-hitungan.

 

A. Jenis-Jenis Bilangan

 

No

Bilangan

Pengertian

Contoh

1

Bulat

terdiri dari 3 jenis: positif, nol,  negatif

-3,-2,-1,0,1,2,3

2

Asli

bulat positif tanpa nol

1,2,3,4

3

Cacah

bulat positif dengan nol

0,1,2,3,4

4

Prima

bilangan asli yang hanya memiliki 2 faktor, yaitu 1 dan dirinya sendiri

2,3,5,7,11

5

Rasional

bilangan yang dapat dinyatakan sebagai pembagian 2 bilangan bulat (gabungan dari bilangan bulat dan pecahan)

1/2, -2/5, 5,7,8,-5

6

Irasional

kebalikan dari rasional

√2 ,√3

7

Pecahan

Bilangan rasional yang dapat di bentuk sebagai a/b , a dan b adalah bilangan bulat. Dimana b ≠0

1/2  ,2/3  ,7/8

  

B. Operasi Hitung

 1. Penjumlahan dan pengurangan


2. Perkalian atau Pembagian


Berikut ini adalah tabel perkalian dan pembagian tanda atribut negatif dan positif.


Perpindahan ruas


Jika terjadi perpindahan ruas, maka bilangan yang memilik tanda positif akan menjadi negatif, dan sebaliknya.

Contoh :
10 + x = 25
Maka, pindahkan +10 ke ruas kanan menjadi x=25-10, sehingga x=15.

 



Begitu juga dengan tanda ÷ dan ×, jika pindah ruas akan menjadi tanda yang sebaliknya.
Contoh :
a × 8 = 16
Maka, pindahkan 8 ke ruas kanan, menjadi a = 16/8, sehingga a = 2.

 

Trik Bilangan khusus

  • Bilangan habis dibagi 3 jika jumlah semua digitnya habis dibagi 3
  • Bilangan habis dibagi 9 jika jumlah semua digitnya habis dibagi 9
  • Bilangan habis dibagi 11 jika selisih antara jumlah digit ganjil dengan jumlah digit genapnya habis dibagi 11
  • Bilangan habis dibagi 2 jika digit terakhirnya habis dibagi 2
  • Bilangan habis dibagi 4 jika 2 digit terakhirnya habis dibagi 4
  • Bilangan habis dibagi 8 jika 3 digit terakhirnya habis dibagi 8
  • Bilangan habis dibagi 5 jika digit terakhirnya 0 atau 5
  • Bilangan habis dibagi 10 jika digit terakhirnya adalah 0
  • Bila bagian satuannya dikalikan, dan menjadi pengurang dari bilangan tersisa. Jika hasilnya habis dibagi, maka bilangan itu habis dibagi.

 


MODEL-MODEL PENDIDIKAN KARAKTER SESUAI PERKEMBANGANNYA

Sesuai  dengan  tingkat  perkembangan  psikologi pada manusia, maka  model  pendidikan  karakter  pada  usia  anak-anak,  remaja  dan  dewas...