Tuesday, March 23, 2021

Antonim/Lawan Kata

Antonim/Lawan Kata

Tes antonim ini cukup sederhana, yaitu menguji peserta untuk menentukan lawan dari suatu kata dengan cara mencari lawan kata atau kata yang memiliki makna/definisi yang bertentangan dengan kata tertentu. Pada saat mengerjakan jenis tes ini sangat diharapkan peserta mampu berkonsentrasi dengan baik, karena terkadang pilihan jawaban yang disediakan ada kata-kata pengecoh (yang merupakan sinonim dari kata pada soal). Oleh karena itu, ketelitian sangatlah diperlukan.

Layaknya tes sinonim, tes antonim juga untuk mengukur seberapa luas wawasan seseorang. Orang yang mengenali banyak kata biasanya adalah orang yang rajin membaca, terutama kata-kata yang berasal dari disiplin ilmu yang beragam.

 

TIPS:

  1. Tingkatkan kemampuan perbendaharaan kata dengan memperbanyak membaca buku ataupun membaca berita dari media cetak, dan mendengarkan berita dari media massa.
  2. Cari tahu arti perbendaharaan kata yang belum Anda ketahui dengan membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
    Anda juga bisa mengunjungi situs Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/
  3. Perkayalah perbendaharaan kata dalam bahasa lnggris karena hal tersebut sangat membantu dalam menyelesaikan soal.
  4. Hindari menghabiskan waktu untuk menjawab hanya satu soal karena penasaran. Karena waktu yang diberikan sangat terbatas, maka Anda sebaiknya mengerjakan soal ini dengan cepat dan teliti.
  5. Hati-hati dan konsentrasi!
    Pada saat mengerjakan soal tes antonim, jangan sampai Anda berpikir bahwa Anda sedang mencari sinonim/ persamaannya. lni sering terjadi pada peserta tes. Ketika di tengah-tengah tes, ia tidak sadar telah mencari jawaban yang merupakan sinonimnya, bukan lawan katanya. Apalagi biasanya soal Sinonim dan Antonim berdekatan waktu pengerjaannya sehingga memungkinkan peserta tes kurang konsentrasi dalam mengerjakan soal. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam memahami perintah soal dan memilih jawaban yang tepat.

lngat bahwa Anda sedang mencari antonim (lawan kata) dari sebuah kata. Oleh karena itu, jangan sampai terjebak dengan kata pada pilihan ganda yang merupakan sinonim dari soal. Konsentrasi penuh sangat diperlukan di sini.

Contoh:
TERKATUNG >< ...

  1. Melayang
  2. Pasti
  3. Ombak
  4. Terperosok
  5. Terbenam

Biasanya karena tergesa-gesa banyak yang secara tidak sadar menjawab MELAYANG, padahal yang dicari adalah lawan kata dari terkatung, yaitu TERBENAM.



TRIK:

  1. Jika dalam pilihan ganda terdapat kemiripan arti, pilihlah yang paling berbeda.
  2. Amati pilihan jawaban, carilah dua jawaban yang berlawanan!
    Jika dalam pilihan jawaban terdapat dua kata yang berlawanan, kemungkinan besar jawaban yang tepat adalah salah satunya. Sering kali jawaban soal tes antonim berada pada salah satu dari dua kata yang berlawanan tersebut.
  3. Untuk kata-kata latin/ ilmiah, utamakan memilih jawaban yang mirip dengan soal.

4.    Antonim adalah lawan kata. Cari kata yang artinya berlawanan dengan soal yang ditanya, itulah tes antonim.

5.    Simpel kan? wkwk

6.    Jika kamu tau arti dari soal yang ditanya, pastinya mudah jika hanya mencari lawan dari kata tersebut.

7.    Materi antonim ini sebenarnya hampir sama saja dengan materi sinonim. Tips dan triknya juga sama. Bagi yang belum baca, silahkan baca disini ya.

8.    Tidak perlu berlama-lama, langsung saja bahas soalnya ya. Kebetulan kami sudah menyediakan ratusan soal antonim yang bisa kamu pelajari sepuasnya.

9.    O iya, ada sedikit tambahan. Soal antonim ini biasanya akan muncul setelah soal sinonim. Dan berhubung sistem ujiannya menggunakan komputer, setelah klik tombol next, mata peserta ujian biasanya langsung tertuju pada soalnya. Pastikan kamu membaca keterangan soalnya ya. Jangan sampai karena keasikan, kamu mengira masih mengerjakan soal sinonim, padahal sudah masuk bagian antonim. wkwk

10.                Baiklah, saya kira materi antonim segini aja dulu ya.

11.                Terimakasih 🙏

 

No comments:

Post a Comment

MODEL-MODEL PENDIDIKAN KARAKTER SESUAI PERKEMBANGANNYA

Sesuai  dengan  tingkat  perkembangan  psikologi pada manusia, maka  model  pendidikan  karakter  pada  usia  anak-anak,  remaja  dan  dewas...